
UPdates—Israel pada hari Jumat malam waktu setempat mengklaim telah menargetkan kepala sayap militer Hamas, Izz al-Din al-Haddad, dalam serangan udara di Kota Gaza.
You may also like :
Netanyahu akan Temui Trump, Minta Batasi Rudal Iran saat Negosiasi Berlanjut
Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan, Israel Katz mengumumkan bahwa militer Israel melakukan serangan yang menargetkan al-Haddad.
You might be interested :
Citra Satelit Ungkap Persiapan Serangan Darat Skala Besar Israel, Kabinet Keamanan Setuju Kuasai Seluruh Gaza
Al-Haddad, yang dikenal dengan julukan "Hantu al-Qassam," dianggap oleh Israel sebagai salah satu tokoh yang paling dicari.
Nyawanya dihargai Rp12 miliar dan sebelumnya berhasil selamat dari beberapa upaya pembunuhan menurut media Israel.
Dalam perkembangan terkait, situs berita berbahasa Ibrani, Israel Hayom, melalui unggahannya di platform X menyebutkan bahwa operasi pembunuhan terhadap Al-Haddad melibatkan tiga jet tempur yang secara keseluruhan menembakkan 13 rudal dan bom guna memastikan target hancur sepenuhnya dan tidak memiliki peluang untuk selamat.
Lembaga penyiaran Israel juga mengutip seorang pejabat militer yang menyatakan bahwa informasi intelijen mengenai Al-Haddad bersifat sangat akurat.
Stasiun berita Kan TV milik negara Israel mengutip seorang pejabat keamanan senior yang mengatakan serangan itu "berhasil," dan al-Haddad kemungkinan tewas.
Benjamin Netanyahu dan Israel Katz sebelumnya mengatakan dalam pernyataan bersama bahwa militer Israel menyerang al-Haddad, dengan klaim bahwa ia adalah salah satu perencana serangan Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober 2023.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Sabtu, 16 Mei 2026, tidak ada konfirmasi langsung dari Hamas mengenai klaim Israel tersebut.
Menurut sumber medis Palestina, dalam serangan Israel yang menargetkan sebuah apartemen dan sebuah kendaraan di Kota Gaza, tujuh warga Palestina tewas dan setidaknya 50 lainnya terluka.
Sumber dan saksi lokal mengatakan pesawat tempur Israel menembakkan setidaknya tiga rudal ke sebuah apartemen di gedung Al-Mu'taz di Gaza barat, menyebabkan apartemen tersebut terbakar.
Petugas medis mengatakan kepada Xinhua bahwa tim darurat memindahkan jenazah empat korban, termasuk seorang wanita dan seorang anak, dan 44 orang yang terluka ke Rumah Sakit Lapangan Al-Saraya yang dikelola oleh Palang Merah Palestina.
Secara terpisah, sumber lokal mengatakan drone Israel menyerang sebuah kendaraan yang melaju di Jalan Al-Wehda di pusat Gaza, menewaskan tiga orang dan melukai enam lainnya.