
UPdates—Seorang Mitra Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Batujajar, Bandung Barat viral di media sosial dan mendapat kecaman luas.
You may also like :
Pidato di World Economic Forum 2026, Prabowo Sebut Produksi MBG akan Lampaui McDonald's
Mitra MBG dengan nama akun TikTok Hendrik Irawan MBG itu viral karena mengakui dirinya mendapat Rp6 juta per hari.
You might be interested :
Ada 45 Dapur MBG di Luwu, Bupati Minta Koperasi Merah Putih Suplai Sayur
Selain video berjogetnya, ia disorot karena komentarnya. "Alhamdulillah ka, saya dapat Rp6 juta per hari, sehat selalu ya ka" tulis pria itu membalas komentar seorang netizen sebagaimana dipantau Keidenesia.tv dari video-video yang beredar, Senin, 23 Maret 2026.
Tangkapan layar komentar tersebut dan video jogetnya pun viral dan dihujat netizen.
Tak terima videonya disebar tanpa izin, pria tersebut membuat laporan polisi ke Polres Cimahi Jawa Barat. Di kantor polisi, ia lantas membuat video lagi untuk mengumumkan bahwa dirinya sudah melaporkan dua orang.
"Hari ini ada dua akun yang saya laporkan, satu akun yang meng-upload video saya tanpa izin, dan itu masuk ranah hukum. Ada akun instagram yang membabi buta mencaci maki saya tanpa dasar bukti," ujar Hendrik Irawan dalam video yang diunggahnya di akun TikTok sebagaimana dipantau Keidenesia.tv, Senin, 23 Maret 2026.
Di video itu, ia mengaku heran netizen menghujatnya karena mendapatkan insentif Rp6 juta per hari dari pemerintah.
"Saya salah di mana? Itu sudah dituangkan, bahwa mitra berhak mendapatkan insentif Rp6 juta per hari," tegasnya.
Ia menuding video joget-joget yang diambil di akun TikTok miliknya tanpa izin kemudian disertakan komentarnya bertujuan untuk membuat narasi jelek terhadap MBG.
"Si orang ini (netizen) membuat narasi yang tidak baik, bahwa saya joget-joget menerima uang Rp6 juta" ujarnya.
Ditegaskan, insentif Rp6 juta per hari itu diberikan oleh pemerintah. Ia lantas memuji program MBG di mana dirinya menjadi mitra dan siap menyukseskannya.
"Anda perlu mengetahui ya bahwa program ini sangat baik, saya ingin program ini berkelanjutan, saya harap program ini berhasil dengan menjaga nama baik Presiden," tegasnya.
"Tapi Anda membuat opini yang tidak baik. Dan Polres Cimahi telah mengarahkan saya ke Polda. Dan Insya Allah tanggal 26 saya laporkan Anda ke Polda" lanjutnya.
Bagaimana reaksi netizen? Bukannya takut, warganet malah semakin menjadi-jadi menghujat pria tersebut.
Sebagaimana dipantau Keidenesia.tv di X, berbagai macam cacian dilontarkan netizen yang menganggapnya pamer, sombong, dan tak beretika.
Bahkan ada netizen yang sampai mengadukannya ke Presiden dengan memention akun Pabowo Subianto di X.
Untuk diketahui, Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan insentif Rp6 juta per hari kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sebagai bentuk kompensasi kepada mitra yang telah menanggung berbagai beban, mulai dari investasi awal hingga risiko operasional, tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Munculnya informasi soal nsentif ini sebelumnya sudah menjadi sorotan publik dan juga sempat viral di media sosial.