Immanuel Ebenezer melontarkan peringatan keras kepada Presiden Prabowo Subianto saat berbicara di hadapan wartawan setelah divonis 4,5 tahun penjara (Foto: X)

Noel: 98 Jilid 2 Sudah di Depan Mata dan Tinggal Menunggu Satu Pemicu

5 June 2026
Font +
Font -

UPdates—Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer melontarkan peringatan keras kepada Presiden Prabowo Subianto usai divonis hakim 4,5 tahun penjara di Pengadilan Negeri Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026.

You may also like : 01k362cetas1xw29vpez16v7d1Daftar Lengkap 22 Kendaraan Mewah yang Disita KPK dari OTT Wamenaker, Ada 5 Motor Ducati

Berbicara di hadapan wartawan, Noel, sapaan Immanuel Ebenezer menyebut adanya potensi eskalasi politik yang menurutnya dapat berkembang menjadi gerakan besar menyerupai peristiwa Reformasi 1998 yang menggulingkan Soeharto.

You might be interested : noel ottWakil Menteri Immanuel Ebenezer Ditangkap KPK, Mantan Aktivis yang Jadi Ketua Relawan Jokowi dan Prabowo Mania 08 di Pilpres

Menurutnya, saat ini berbagai elemen masyarakat sudah selesai melakukan konsolidasi dan hanya menunggu momentum tertentu untuk bergerak bersama seperti 1998 lalu.

“Saya coba ingatkan Pak Prabowo, di bulan Juni–Juli ini akan ada peristiwa besar. Ada eskalasi politik yang ujungnya adalah menggulingkan pemerintahan Prabowo,” kata Noel sebagaimana dilansir Keidenesia.tv, Jumat, 5 Juni 2026.

Berbagai kelompok masyarakat kata Noel telah menjalin komunikasi dan konsolidasi dalam beberapa waktu belakangan ini.

“Dan konsolidasi ini sudah selesai, dan sudah matang. Konsolidasi sipil, konsolidasi mahasiswa, konsolidasi buruh, konsolidasi kelompok civil society, semuanya,” ungkapnya.

Pendiri kelompok relawan Prabowo Mania 08 itu bahkan menegaskan bahwa kondisi tersebut hanya butuh satu faktor pemicu yang akan membuat gelombang gerakan sosial-politik itu meledak.

“Tinggal satu, butuh satu pemicu. Dan ‘98 Jilid 2 akan terjadi tidak lama lagi,” tegasnya.

Bagi Noel, pemerintah harus lebih peka terhadap berbagai perkembangan, terutama ekonomi yang menurutnya dapat menjadi indikator munculnya gejolak sosial di tengah masyarakat.

“Jika Prabowo tidak peka terhadap kejadian ini. Kita sudah lihat dolar semakin tinggi, Indeks Harga Saham Gabungan kita juga sudah babak belur,” katanya mengingatkan.

Persoalan ekonomi tegas dia kerap menjadi pintu masuk lahirnya ketidakpuasan publik yang kemudian berkembang menjadi gerakan sosial yang lebih luas.

“Itu adalah salah satu indikator bahwa ke depan nanti ada gejolak sosial, yang indikatornya adalah gejala ekonomi,” tandasnya.

Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana maupun pemerintah terkait peringatan yang disampaikan mantan Wamenaker tersebut.

Namun, peringatan soal 98 jilid 2 itu bukanlah hal baru. Sejumlah pihak sebelumnya sudah menyampaikan adanya potensi aksi massa. Pemerintah sebelumnya juga sudah menepis adanya potensi chaos.

Meski begitu, pernyataan Noel dipastikan akan menambah perdebatan mengenai kondisi sosial-politik Indonesia saat ini. Terutama karena persoalan ekonomi tampaknya belum bisa tertangani dengan baik.

Kemarin, Noel divonis hukuman 4 tahun dan 6 bulan penjara dalam perkara dugaan korupsi dan pemerasan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Noel juga dijatuhi pidana denda sebesar Rp200 juta oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Jakarta.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Hiram Johnson

“Korban pertama ketika perang datang adalah kebenaran”
Load More >