Menteri Luar Negeri RI, Sugiono (Foto:KBRI Moskow)

Presiden Prabowo Ingin Kirim WNI ke Program Awak Pesawat Ruang Angkasa Rusia

22 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Presiden Prabowo Subianto berencana mengirim warga negara Indonesia (WNI) terpilih untuk mengikuti program kosmonaut Rusia, yang merupakan bagian dari penjajakan kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Program kosmonaut Rusia adalah pelatihan khusus oleh Badan Antariksa Rusia (Roscosmos) untuk menjadi penerbang atau awak pesawat ruang angkasa.
  • Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan bahwa pengiriman peserta ke program kosmonaut di Rusia merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi teknologi tinggi.
  • Tujuan dari program ini adalah untuk memperkuat kemampuan nasional di bidang sains dan eksplorasi luar angkasa.
  • Indonesia pernah memiliki seorang astronot bernama Prof. Dr. Pratiwi Pujilestari Sudarmono yang diproyeksikan ikut misi peluncuran satelit Palapa B-3 pada tahun 1985.
  • Sayangnya, misi tersebut gagal terlaksana karena tragedi Challenger pada tahun 1986.
  • Program ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan Indonesia di bidang antariksa dan mempersiapkan generasi penerus untuk menjadi bagian dari eksplorasi luar angkasa.
atau

UPdates—Presiden Prabowo Subianto berencana mengirim warga negara Indonesia (WNI) terpilih untuk mengikuti program kosmonaut Rusia.

You may also like : judha nugraha rriSebelum Ditangkap, Selebgram Indonesia Ternyata Unggah Foto Bareng Kelompok Bersenjata di Myanmar, Didakwa UU Anti-Terorisme

Kosmonaut adalah penerbang atau awak pesawat ruang angkasa yang dilatih secara khusus oleh Badan Antariksa Rusia (Roscosmos).

You might be interested : putin pixabayNgeri, Heli Presiden Rusia di Pusat Pertempuran saat Serangan Besar-besaran Ukraina

Istilah ini secara harfiah berarti "pelaut alam semesta" (kosmos + nautes), yang merujuk pada profesi yang sama dengan astronot (AS) atau taikonaut (Tiongkok), yaitu penjelajah luar angkasa.

Menteri Luar Negeri, Sugiono mengatakan rencana tersebut merupakan bagian dari penjajakan kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi

“Hal-hal lain yang dibahas juga mengenai kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, kemudian antariksa. Bapak Presiden menyampaikan kemungkinan untuk Indonesia mengirimkan orang-orang terpilih dan terbaik untuk bisa mengikuti program kosmonaut-nya Rusia,” kata Sugiono sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari keterangan pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 22 April 2026.

Sugiono menjelaskan, pengiriman peserta ke program kosmonaut di Rusia menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi teknologi tinggi. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan nasional di bidang sains dan eksplorasi luar angkasa.

Indonesia pernah punya astronot bernama Prof. Dr. Pratiwi Pujilestari Sudarmono. Ilmuwan mikrobiologi jebolan Universitas Indonesia itu diproyeksikan ikut misi peluncuran satelit Palapa B-3 sekaligus membawa eksperimen medis tentang ketahanan tubuh manusia di ruang angkasa pada tahun 1985.

Sayang, mimpi dr. Pratiwi terhenti akibat tragedi Challenger tahun 1986 yang menggagalkan seluruh misi itu.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >