
UPdates – Hari Air Terjun Internasional (International Waterfall Day) diperingati setiap tanggal 16 Juni.
You may also like :
Sejarah Hari Ini, 16 Juni: Hari Air Terjun Internasional
Disadur dari awarenessdays.com, peringatan ini dicetuskan pada tahun 2020 oleh Bob Matthews dan istrinya, pasangan penggemar wisata alam asal Rochester, New York yang saat itu terpaksa menunda hobinya mengunjungi air terjun akibat pembatasan perjalanan di awal masa pandemi.
You might be interested :
Sejarah Hari Ini, 16 Juni: Hari Air Terjun Internasional
Ide tersebut dengan cepat menyebar secara online dan kini menjadi tradisi tahunan bagi para pecinta alam dan fotografer di seluruh dunia.
Peringatan ini ditujukan untuk mengapresiasi keindahan alam, menumbuhkan kesadaran lingkungan, dan memahami pentingnya ekosistem air terjun.
Berdasarkan catatan sejarah, pada abad ke-15, dokumentasi air terjun pertama di dunia dilakukan oleh Christopher Columbus pada 1493 saat menemukan Air Terjun Carbet di Guadeloupe.
Pada 1820-an, penjelajah terkenal Alexander von Humboldt mulai mempopulerkan kajian ilmiah mengenai air terjun, yang kini dikenal dengan waterfallology.
Peringatan ini menjadi momentum untuk menghargai air terjun spektakuler di dunia—seperti Angel Falls di Venezuela atau Niagara Falls di perbatasan AS-Kanada—serta berbagai keindahan alam serupa yang ada di Nusantara.