Jemaah haji Sulsel tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (Foto: Instagram Kanwil Kemenhaj Sulsel)

Soal Pakaian Bling-Bling Jemaah Haji Sulsel, Menhaj: Itu Ciri Khas dan Tradisi

6 June 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengapresiasi kedisiplinan jemaah asal Sulawesi Selatan yang tertib sejak keberangkatan hingga proses pemulangan.
  • Gaya berpakaian bling-bling jemaah Sulsel merupakan bagian dari kearifan lokal yang didukung selama tidak mengganggu ketertiban dan tidak keluar dari ketentuan syariah.
  • Sebanyak 78 kloter atau sekitar 30.500 jemaah telah diberangkatkan kembali ke Tanah Air, setara dengan sekitar 15 persen dari total jemaah haji Indonesia.
  • Keterlambatan pada beberapa penerbangan telah ditegur oleh pihak Kemenhaj, dengan alasan kepadatan di bandara yang seharusnya sudah dapat diantisipasi sejak awal.
  • Persiapan perpindahan jemaah gelombang kedua ke Madinah telah berjalan baik, dengan kesiapan dapur dan hotel yang telah diperiksa langsung oleh Menteri Haji dan Umrah.
  • Menteri Haji dan Umrah menilai bahwa ekspresi budaya pakaian bling-bling jemaah Sulsel merupakan ciri khas dan tradisi yang dapat didukung sebagai hiburan tersendiri.
  • Pihak Kemenhaj terus memantau dan mengawasi proses pemulangan jemaah haji untuk memastikan kelancaran dan keselamatan mereka.
atau

UPdates—Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf mengapresiasi kedisiplinan jemaah asal Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai tertib sejak keberangkatan hingga proses pemulangan.

You may also like : post p2enqtjmxuInnalilahi, Jemaah Haji Asal Pinrang Meninggal Dunia di Arab Saudi gegara Pneumonia

Apresiasi itu ia sampaikan saat menyambut kedatangan jemaah haji Kloter UPG 7 di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Jumat, 5 Juni 2026 waktu setempat.

You might be interested : suci annisa jubir kemenhajSatu Jemaah Haji Indonesia Ditolak Saudi, Masuk Daftar Hitam Imigrasi dan Langsung Dipulangkan

“Saya lihat jemaah dari Sulawesi Selatan, Alhamdulillah mereka tertib, disiplin, berangkat pulang utuh, tidak ada yang tertinggal. Ini luar biasa, menunjukkan bahwa mereka memang disiplin dan tertib,” kata Menhaj sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi Kemenhaj, Sabtu, 6 Juni 2026.

Menhaj juga mengomentari gaya berpakaian Jemaah Sulsel yang setiap musim haji selalu menjadi sorotan.

Ia menyebut bahwa ekspresi budaya pakaian bling-bling yang ditampilkan jemaah Sulawesi Selatan merupakan bagian dari kearifan lokal yang tetap dapat didukung selama tidak mengganggu ketertiban dan tidak keluar dari ketentuan syariah.

“Memang ini salah satu ciri khas dari jemaah Sulawesi Selatan dan ini adalah tradisi, yang penting tidak keluar dari syariah, tidak masalah. Justru jadi hiburan tersendiri,” ujar Menhaj.

Hingga Jumat, Menhaj mencatat sebanyak 78 kloter atau sekitar 30.500 jemaah telah diberangkatkan kembali ke Tanah Air.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 15 persen dari total jemaah haji Indonesia.

Terkait adanya keterlambatan pada beberapa penerbangan pada hari sebelumnya, Menhaj menegaskan pihaknya telah memberikan teguran kepada dua maskapai yang melayani pemulangan jemaah.

Menurut Menhaj, alasan keterlambatan yang disampaikan pihak penerbangan adalah kepadatan di bandara. Namun, Menhaj menilai kondisi tersebut semestinya sudah dapat diantisipasi sejak awal.

Selain itu, Menhaj juga memastikan persiapan perpindahan jemaah gelombang kedua ke Madinah telah berjalan baik. Menhaj menyampaikan bahwa dirinya sudah melakukan pengecekan langsung ke Madinah, termasuk kesiapan dapur dan hotel.

Font +
Font -