Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Ruang Makan Negara Gedung Putih setelah konferensi pers di Washington, DC pada 29 September 2025. (Foto: Stringer - Anadolu Agency)

Trump Punya Janji pada Netanyahu soal Iran, Tentara Israel dan Mossad Dorong Perang Baru

10 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Presiden AS Donald Trump telah berjanji kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa Washington tidak akan berkompromi dalam masalah uranium Iran.
  • Israel tetap dalam keadaan 'antisipasi konstan' tentang keputusan Trump yang diharapkan tentang Iran, dengan para pejabat militer dan intelijen Israel menyampaikan posisi yang semakin agresif terhadap Teheran.
  • Tentara Israel melihat kemampuan militer Iran sebagai peluang operasional untuk melanjutkan serangan, sementara Mossad percaya bahwa perang baru dapat mempercepat keruntuhan rezim Iran.
  • Trump telah menyatakan optimisme tentang pembicaraan dengan Iran, mengatakan bahwa diskusi telah 'sangat baik' dan bahwa perang akan 'segera berakhir'.
  • Ketegangan regional meningkat tajam sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, memicu pembalasan Iran terhadap Israel dan sekutu Amerika di Teluk.
  • Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, meskipun negosiasi di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan permanen.
  • AS telah mempertahankan blokade angkatan laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di Selat Hormuz sejak 13 April.
atau

UPdates—Presiden AS, Donald Trump meyakinkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa Washington tidak akan berkompromi dalam masalah uranium Iran.

You may also like : netanyahu mnaNetanyahu Frustrasi Janji Mossad soal Pemberontakan Rakyat Iran tak Terwujud

Janji itu diungkap media Israel pada hari Sabtu waktu setempat saat Israel memantau dengan cermat masa depan pembicaraan AS-Iran.

You might be interested : capturePejabat Israel Kaget Trump Tiba-tiba Umumkan Gencatan Senjata di Gaza Minggu Depan

Channel 13 mengutip seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan Tel Aviv tetap dalam keadaan "antisipasi konstan" tentang keputusan Trump yang diharapkan tentang Iran.

Menurut laporan tersebut, para pejabat militer dan intelijen Israel menyampaikan kepada Netanyahu posisi yang semakin agresif terhadap Teheran selama diskusi baru-baru ini.

Tentara Israel dilaporkan memandang keadaan kemampuan militer Iran sebagai peluang operasional untuk melanjutkan serangan dan menyelesaikan misi. Sementara Mossad percaya bahwa perang baru dapat mempercepat keruntuhan rezim Iran.

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Minggu, 10 Mei 2026, pejabat tersebut menambahkan bahwa para pemimpin Israel berhati-hati agar tidak tampak panik atau memberi kesan bahwa mereka menekan Washington untuk meningkatkan eskalasi militer.

Awal pekan ini, Trump menyatakan optimisme tentang pembicaraan dengan Iran, mengatakan bahwa diskusi telah "sangat baik" dan bahwa perang akan "segera berakhir."

Ia juga mengatakan Washington mengharapkan untuk menerima tanggapan Teheran "segera" terhadap proposal AS yang bertujuan untuk mengakhiri perang.

Ketegangan regional meningkat tajam sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, memicu pembalasan Iran terhadap Israel dan sekutu Amerika di Teluk, bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, meskipun negosiasi di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan permanen. Trump kemudian mengumumkan perpanjangan gencatan senjata tanpa menetapkan tenggat waktu.

AS telah mempertahankan blokade angkatan laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di selat tersebut sejak 13 April.

Font +
Font -