
UPdates—Timnas Uruguay tersingkir secara memalukan di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026. Dan, kepulangan tim dari Amerika Utara dilaporkan tidak berjalan sesuai rencana.
You may also like :
Prediksi Brasil vs Uruguay dan Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Conmebol
Federasi sepak bola Uruguay membatalkan penerbangan charter yang dijadwalkan dari markas latihan tim di Playa del Carmen, Meksiko, ke ibu kota Montevideo.
You might be interested :
Daftar 16 Negara Pemilik Tiket Piala Dunia 2026
Menurut beberapa laporan media Uruguay, sebagai gantinya, para pemain terpaksa pulang dengan penerbangan komersial.
Uruguay, yang berada di peringkat ke-16 FIFA menjelang Piala Dunia, adalah tim dengan peringkat tertinggi di antara tim-tim yang gagal lolos ke babak 32 besar.
La Celeste harus berjuang keras untuk meraih hasil imbang 1-1 melawan Arab Saudi di laga pembuka Grup H, kemudian menyia-nyiakan keunggulan di babak kedua dalam hasil imbang 2-2 melawan tim pendatang baru Piala Dunia, Tanjung Verde.
Di laga penutup grup, kesalahan penjaga gawang membuat Uruguay kalah 1-0 dari Spanyol pada hari Sabtu lalu.
Kapten Uruguay, Jose Maria Gimenez, yang berada di bangku cadangan di tiga pertandingan, mengatakan kegagalan mereka menyisakan rasa sakit yang mendalam.
“Rasa sakitnya sangat besar. Perasaannya adalah kesedihan yang mendalam. Kenyataan yang harus kita hadapi sangat sulit. Kami meminta maaf kepada rakyat Uruguay. Ini bukan yang kita semua harapkan, tetapi sepak bola memang seperti ini, dan kita harus menerimanya,” katanya di Tenfield sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari CP24, Senin, 29 Juni 2026.
Laporan dari GiveMeSport menyebutkan bahwa anak asuh Marcelo Bielsa memberontak menjelang pertandingan melawan Spanyol.
Bielsa juga dilaporkan terlibat adu mulut dengan media setelah kekalahan tersebut.